Pengelolaan Teknologi Webserver dan User Input pada PHP - Praktikum 10


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo semuanya, halo teman-teman sekalian! bagaimana kabarnya? Saya harap baik-baik saja yah, Alhamdulillah disini baik-baik saja. Perkenalkan teman-teman saya Ilham Prabu Zaky S, dari kelas XI RPL 2 sedang mengerjakan tugas dari Ibu Hana yang temanya itu tentang webserver pake PHP gitu. 

Teman-teman, kalian sudah pernah dengar tidak PHP itu apa? Mungkin pernah dengar kalian semua tapi ini beda. PHP yang dimaksud itu `Hypertext Preprocessor` bukan Pemberi Harapan Palsu Wwkwkwkwk (lagi ketawa). 

Nah bagi yang masih awam banget nih, kek begimana PHP itu sebenernya, fungsinya buat apa? Apa hubungannya sama webserver? Artikel disini akan menjawab semua pertanyaan teman-teman (Harusnya lho yah).

Oke ah, tanpa berbasa-basi and berlama-lama lagi langsung saja ke bahasannya ya, mari simak penjelasan serta pembahasan di bawah ini.

Pengertian PHP

PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum (wikipedia). PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.net.

PHP disebut bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).

Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.

Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.

PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.

Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.

Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web


Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.

Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.

Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan ke dalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.


Aturan Umum PHP Scripting

Scripting dalam dunia web, terutama bagian webserver yang dilakukan pada php, terdapat aturan-aturan yang menjadi pedoman dalam pengaturan script, aturan tersebut dibuat agar server menjadi lebih fleksibel dan luwes terhadap user/administrator. Berikut beberapa aturan-aturan yang harus kita patuhi: 
  • Setiap Script PHP hanya akan terbaca jiga diawali Tag Buka <?php dan di akhiri Tag Tutup ?>
  • Script PHP disimpan dalam sebuah file berekstensi .php
  • Penulisan Script PHP dapat dipisahkan dalam 1 file khusus atau menyatu dengan tag HTML.
  • Script PHP tidak case sensitive untuk beberapa fungsinya, namun untuk penulisan variable case sensitive.
  • Setiap satu statement diakhiri oleh semicolon (;)

Lingkup Variabel

Lingkup variable itu secara gamblangnya yakni adalah jangkauan yang dapat kita raih terhadap variable dalam suatu code. Nah intinya mah kita tuh bisa jangkau variable bisa dimana saja sih? Itulah yang disebut Lingkup Variable. Lingkup variable sendiri dibagi menjadi 3 jenis dalam PHP, yaitu :
  • Variable Global
  • Variable Lokal
  • Variable Static
Apa arti dari masing-masing jenis diatas? Bingung? Mari simak penjelasan dibawah ini.

Variabel Global

adalah variabel yang bersifat global yang dapat
dikenal dan digunakan oleh seluruh bagian script PHP(jangkauan paling luas, dapat dijangkau dimanapun selama masih dalam suatu jenis script php).

Variabel Lokal

adalah variabel yang didefinisikan dalam suatu function(fungsi) sehingga variabel tersebut bersifat hanya dapat dikenali dan digunakan dalam fungsi yang mendeklarasikan variabel tersebut.

Variabel Static

adalah variabel yang hanya ada dalam lingkup lokal suatu fungsi. Variabel tidak menghilangkan nilai akhirnya ketika selesai dieksekusi dan meninggalkan fungsi tersebut.

String

adalah sekumpulan karakter. Dalam PHP suatu karakter dianggap sebagai suatu byte sehingga ada 256 karakter berbeda. Suatu literal string dapat dinyatakan dengan tiga cara berbeda :
  • Tanda petik tunggal (single quote)
  • Tanda petik ganda (double quote)
  • Heredoc sintax

Tanda Petik Ganda (double quoted)

Jika string dinyatakan dengan diapit tanda petik ganda (" "), PHP mengenali lebih banyak karakter khusus (escape character). Berbeda dengan tanda petik tunggal, variabel yang terdapat dalam tanda petik ganda akan ditampilkan nilainya.

Tabel Character Escape

Karakter Keterangan
\n Linefeed(10) dlm ASCII
\r Carriage return (13) dlm ASCII
\t Tabulasi horisontal (9) dlm ASCII
\\ Backslash
\$ Tanda Dollar
\" Petik Ganda
\[ 0-7 ]{ 1,3 } Character dalam notasi oktal
\x[ 0-9A-Fa-f ]{ 1,2 } Characters dalam notasi hexadecimal.

Heredoc Syntax (" <<< ")

String juga dapat dibatasi menggunakan tanda heredoc sintax(“<<<“). Identifier dituliskan setelah tanda <<<, diikuti string, dan kemudian ditutup dengan identifier yang sama. 

Teks heredoc berlaku seperti halnya suatu string dalam apitan tanda petik ganda yang dibuat tanpa petik ganda

Variabel yang terdapat dalam heredoc sintax akan ditampilkan nilainya, tetapi hati-hatilah dalam penempatan variabel tersebut agar tidak dianggap sebagai bagian dari string.

Latihan Dasar

Setelah membaca dan memahami materi/penjelasan diatas, sekarang kita akan menunjukan latihan sekaligus implementasinya agar kita menjadi lebih paham mengenai materi yang telah dibahas.

Menampilkan Data

Berikut merupakan sintaks PHP in HTML untuk menampilkan berbagai data, ini source code-nya: 
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>Hello in PHP</title>
</head>
<body>
	<h1>Data Pribadi</h1>
	<p>
		<?php 
			$nama = "Ilham Prabu Zaky S";
			$kelas = "XI RPL 2";
			$nis = "1920118111";
			$umur = 16;
			$berat_badan = 70.5;
		// DISPLAYING DATA
			echo "Nama 			: $nama <br>";
			echo "Kelas 		: $kelas <br>";
			echo "NIS 			: $nis <br>";
			echo "Umur 			: $umur tahun<br>";
			echo "Berat badan 	: $berat_badan Kg";
		?>
	</p>
</body>
</html>


Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Penggunaan Tanda Petik Tunggal (single quoted)

Pemanggilan data melalui petik tunggal dapat dilakukan disini, berikut contoh penulisan sintaks nya: 
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>String Single Quote</title>
</head>
<body>
	<?php 
		$teks = "Using PHP";
		echo 'This\'s a string. <br>';
		echo 'You can insert a new line in a string, like this. <br>';
		echo 'Assalamu\'alaikum wr.wb <br>';
		echo 'My name is Ilham <br>';
		echo 'I love learning web programming in SMKN 4 Bandung <br>';
		echo "$teks <br>";
	?>
</body>
</html>


Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Penggunaan Tanda Petik Ganda (double quoted)

Pemanggilan data melalui petik ganda dapat dilakukan disini, penulisan mirip serta fungsi yang sama seperti petik tunggal, berikut contoh penulisan sintaks nya: 
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>String Double Quote</title>
</head>
<body>
	<?php 
		$teks = "Using PHP";
		echo "This's a string <br>";
		echo "You can insert a new line in a string, like this. <br>";
		echo "Assalamu'alaikum wr.wb <br>";
		echo "My name is Ilham <br>";
		echo "I love learning web programming in SMKN 4 Bandung <br>";
		echo "$teks <br>";
	?>
</body>
</html>

Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Penggunaan Heredoc ()

Pemanggilan data melalui tanda kurang dari 3x dapat dilakukan disini, penulisan mirip serta fungsi yang sama seperti petik tunggal, namun hati-hati dalam penulisan nama variabelnya, berikut contoh penulisan sintaks nya: 
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>The Use of Heredoc Syntax</title>
</head>
<body>
	<h1>The Use of Heredoc Syntax</h1>
	<?php 
		$myString = <<<AKHIR 
		Use PHP 
		AKHIR;
		echo <<<KET 
		String yang dihasilkan menggunakan syntax heredoc<br>
		\$myString = $myString 
		KET;
	?>
</body>
</html>

Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Penanganan Input User pada PHP

Apasih yang pertama kali muncul dipikiran kalian jika mendengar kata 'input user'? 
Betul jika kalian telah mengikuti seri ini, di blog ini pasti kalian telah pernah mendengar kata form. Form bertujuan untuk menyuruh user mengisi dan kemudian mengirim data ke server. Untuk contoh lebih gampangnya tuh kayak kalian apabila kalian hendak membuat akun pasti ada pengisian kayak username, email, password nah yang kayak-kayak gitu.

Di PHP sendiri form bertindak sebagai methode untuk menghubungkan data user ke server, jadi dalam PHP form sendiri berperan cukup penting guys.

Guys, untuk lebih jelasnya bagaimana jika kita langsung saja ke contoh penulisan sintaks dan pengoperasiannya? Gimana setujukan? Oke, berikut merupakan contoh dari penggunaan dan operasi form dalam PHP.

Perbedaan antara $_Post dan $_Get

Eitss, jangan buru-buru ngoding hahaha. Sebelum kesana kita kesini dulu guys, kita harus paham dan mengenal terlebih dahulu yang namanya variable super global.

Variabel $_GET dan $_POST (dan juga $_REQUEST) di dalam PHP termasuk ke dalam kelompok variabel yang dikenal dengan ‘Variabel SuperGlobal’.

Variabel SuperGlobals adalah variabel khusus di dalam PHP yang bisa diakses dari halaman PHP manapun tanpa perlu mendefinisikannya terlebih dahulu, dan untuk mengakses variabel ini kita juga tidak perlu menggunakan keyword global (sebagaimana variabel global pada umumnya)

Variabel $_GET, $_POST dan $_REQUEST merupakan tipe data array, sehingga untuk mengakses nilainya, kita menggunakan cara akses array yakni dengan menggunakan kurung siku seperti: $_GET[‘nama’] dimana nama adalah nilai dari atribut name pada objek form yang akan diakses.

Nah Jadi apa dong perbedaannya method=post dengan method=get?
Nih saya kasih tau, method=post itu biasanya digunakan untuk hal-hal yang lebih akuratif dan sensitif; seperti pembuatan akun itu harus pake method=post. Kenapa? kalo pake method=get nanti password, username dll akan muncul tuh diatas kolom pencarian. Bahaya bukan makanya jangan yah, jangan pake method=post buat itu.

Kita telah mengetahui bahwa jika form dikirim menggunaan method=get maka di dalam PHP kita mengaksesnya dengan variabel $_GET, namun jika form dibuat menggunakan method=post, kita mengaksesnya dengan variabel $_POST.


Contoh Penggunaan GET dan POST

Agar lebih paham, disini saya sudah sertakan nih codingan sama hasilnya, biar kalian semua ngerti dari semua materi yang telah dipaparkan diatas. Berikut contoh kecil, dari penggunaan method=post dan method=get-nya


FORM GET

Pertama penggunaan GET dengan memakai variabel super global $_GET, 
ini source code untuk file latihanGet.php:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>Registrasi with Get</title>
</head>
<body>
	<h1>GET METHOD FORM</h1>
	<div class="get">
		<form method="get" action="prosesGet.php">
			<label for="name">Name : </label> <br>
			<input type="text" name="name" id="name"> <br>
			<label for="address">Address</label> <br>
			<textarea name="address" id="address"></textarea> <br>
			<input type="submit" name="send">
		</form>
	</div>
</body>
</html>

dan ini source code untuk file prosesGet.php:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>Registrasi with Get</title>
</head>
<body>
	<?php 
		$name = $_GET["name"];
		$address = $_GET["address"];
	?>
	<h1><?= "Welcome $name!"; ?></h1>
	<h3><?= "This's from POST method." ?></h3>
	<p><?= "Your name is : $name" ?></p>
	<p><?= "Your address is : $address" ?></p>
</body>
</html>

Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :



FORM POST

Kedua dengan memakai method POST, dengan memakai variabel super global $_POST
ini source code untuk file latihanPost.php:
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>Registrasi</title>
</head>
<body>
	<h1>POST METHOD FORM</h1>
	<div class="post">
		<form action="prosesPost.php" method="post">
			<label for="name">Name : </label> <br>
			<input type="text" name="name" id="name"> <br>
			<label for="address">Address : </label> <br>
			<textarea name="address" id="address"></textarea>
			<input type="submit" value="send">
		</form>
	</div>
</body>
</html>


dan ini source code untuk file prosesPost.php:
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>Registrasi</title>
</head>
<body>
	<?php 
		$name = $_POST['name'];
		$address = $_POST['address'];
	?>
	<h1><?= "Welcome $name!"; ?></h1>
	<h3><?= "This's from POST method." ?></h3>
	<p><?= "Your name is : $name" ?></p>
	<p><?= "Your address is : $address" ?></p>
</body>
</html>



Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Studi Kasus 

Nih saya ada studi kasus, jadi disini tuh harus ngebuat form registrasi yang nanti mereturn ulang data yang telah kita buat, yang setelah itu kita dapat melihat data tersebut di laman yang berbeda pula, gimana menarik bukan? nih saya sudah buatin codingannya sama hasilnya bisa dilihat oleh kalian semua, nah kalian boleh coba nih scriptnya bisa juga dimodif-modif semaukalian.

Berikut codingan untuk file registrasi.php
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>REGISTRASI</title>
</head>
<body>
	<form action="lihat.php" method="post">
	<center><table>
		<tbody>
			<tr>
				<td align="center" colspan="2">
					<h1>REGISTRASI</h1>
				</td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0"><label for="namadepan">Nama Depan</label></td>
				<td> <input type="text" name="namadepan" id="namadepan"> <!-- <br> --></td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0"><label for="namabelakang">Nama Belakang</label></td>
				<td> <input type="text" name="namabelakang" id="namabelakang"> <!-- <br> --></td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0"><label for="ttl">Tempat Tanggal Lahir</label></td>
				<td> <input type="text" name="ttl" id="ttl"> <br></td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0"><label for="jeniskelamin">Jenis Kelamin</label></td>
				<td>
					<input type="radio" name="jeniskelamin" value="pria"><label for="pria">Pria</label>

					<input type="radio" name="jeniskelamin" value="wanita"><label for="wanita">Wanita</label> <br>
				</td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0">
					<label for="agama">Agama</label>
				</td>
				<td>
					 <select id="agama" name="agama">
						<option>Islam</option>
						<option>Kristen</option>
						<option>Hindu</option>
						<option>Buddha</option>
					</select> <!-- <br> -->
				</td>
			</tr>
			<tr>
				<td colspan="0">
					<label for="alamat">Alamat</label>
				</td>
				<td>
					<textarea id="alamat" name="alamat"></textarea><!-- <br> -->
				</td>
			</tr>
			<tr>
				<td align="center" colspan="2">
					<button type="submit">Daftar</button>
					<button type="reset">Reset</button>
				</td>
			</tr>
		</tbody>
	</table></center>
	</form>
</body>
</html>
Dan ini codingan untuk file lihat.php:
 <!DOCTYPE html>
<html>
<head>
	<title>REGISTRASI</title>
	<style>
		a { text-decoration: none; }
	</style>
</head>
<body>
	<?php 
		$namadepan = $_POST["namadepan"];
		$namabelakang = $_POST["namabelakang"];
		$ttl = $_POST["ttl"];
		$agama = $_POST["agama"];
		$alamat = $_POST["alamat"];

		// TAKE VALUE OF RADIO BUTTON
		$radioValue = $_POST["jeniskelamin"];
		$valGender = "";
		if ($radioValue == "pria" ) {
			$valGender = "Pria";
		} elseif ($radioValue == "wanita") {
			$valGender == "Wanita";
		}
	?>

	<center>
		<h1>HASIL REGISTRASI</h1>
		<p style="color: lime; font-style: italic; font-size: 20px;">Your accoount is succesfully created!</p>

		<p>Selamat datang <?= "$namadepan $namabelakang, anda telah berhasil terdaftar <br>Data diri anda: " ?></p>
		<p>Tempat Tanggal Lahir : <?= $ttl ?></p>
		<p>Jenis Kelamin : <?= $valGender ?></p>
		<p>Agama 		 : <?= $agama ?></p>
		<p>Alamat 		 : <?= $alamat ?></p>

		<h4><a href="registrasi.php">Click here to register again</a></h4>
	</center>


</body>
</html>
Hasil pada saat dibuka dibrowser (localhost/..) :


Mungkin cukup sekian materi pengelolaan webserver dan user input pada PHP-nya. Cukup singkat materinya dimulai dari pengenalan hingga pengimplementasiannya. Semoga sobat-sobat codingers paham, mengerti dan menguasainya. 

Mohon maaf jika terdapat tutur kata yang tidak berkenan dihati anda. Mohon maaf atas semua kesalahan yang telah saya perbuat, tolong berikan koreksi mengenai bagian mana yang salah/kurang pas dalam postingan ini, untuk pengembangan lebih baik kedepannya.

Sekian, saya ucapkan terimakasih banyak atas waktu yang telah diluangkan, saya ucapkan kembali mohon maaf atas segalanya kesalahan. 

Wabilahiltaufik walhidayah,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Keep Coding Stay Awesome

0 Response to "Pengelolaan Teknologi Webserver dan User Input pada PHP - Praktikum 10"

Post a Comment

Postingan Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel